Selasa, 13 Mei 2025

Jauh Di mata Dekat Di Hati 1 Tesalonika 2:17-20

 Kerinduan Karena Cinta

Saudara-saudara yang terkasih dalam Kristus,
Pernahkah Saudara merasakan rindu yang mendalam terhadap orang yang kita kasihi? Kita berjauhan, namun hati tetap erat terikat? Itulah yang dirasakan Rasul Paulus terhadap jemaat di Tesalonika.

Dalam 1 Tesalonika 2:17-20, Paulus mengungkapkan isi hatinya:

"Kami, saudara-saudara, yang telah berpisah dari kamu seketika lamanya, dengan mata, bukan dengan hati, lebih-lebih lagi dengan rindu besar berusaha untuk datang kepada kamu."

Paulus dipisahkan secara fisik dari jemaat yang ia kasihi, tetapi kasihnya tidak pernah luntur.
Jauh di mata, tapi dekat di hati.

 

Isi:

1. Kasih Sejati Tidak Terhalang Jarak
Paulus rindu sekali bertemu dengan jemaat Tesalonika. Ia mencoba berkali-kali, namun Setan menghalangi (ayat 18).
Kasih sejati akan selalu mencari cara untuk terhubung, meskipun keadaan memisahkan kita.

2. Kerinduan Membuktikan Kasih
Paulus menyebut jemaat itu sebagai "pengharapan, sukacita, dan mahkota kemegahannya" (ayat 19).
Ketika kita benar-benar mengasihi seseorang dalam Kristus, kerinduan kita terhadap mereka bukan hanya emosional, tetapi rohani: kita rindu melihat mereka bertumbuh dalam Tuhan.

3. Pertemuan Sejati Ada di Dalam Kristus
Paulus memandang ke depan, kepada hari di mana semua orang percaya akan bersatu di hadapan Tuhan.
Mungkin di dunia ini kita tidak selalu bisa bersama dengan orang-orang yang kita kasihi. Tapi di dalam Kristus, kita dijanjikan pertemuan kekal yang tidak akan pernah berpisah lagi.

Saudara-saudara, mungkin saat ini kita sedang terpisah dari orang-orang yang kita kasihi — keluarga, sahabat, saudara seiman.
Tetapi ingatlah: Kasih dalam Kristus melampaui jarak.
Saat kita berdoa untuk mereka, saat kita memelihara kasih itu dalam hati, kita membuktikan bahwa walau jauh di mata, mereka tetap dekat di hati.
Dan suatu hari, dalam kekekalan, kita akan berkumpul kembali, tak terpisahkan selamanya.

Akhir kata, mari kita rawat kasih itu. Mari kita berdoa, menguatkan, dan tetap setia — karena di dalam kasih Kristus, tidak ada yang benar-benar jauh.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar